Aku lahir di Green Village lereng Semeru dengan dibantu bidan desa, Bu Umi. Aku ingat waktu itu 4 hari sebelum tahun baru. Namaku javanese banget, pake bahasa Kawi. Weleh!
16 tahun gak pernah pisah sama ortu, terutama Nenek. 6 tahun di Malang, 1.5 bulan di Pare Kediri, dan sekarang mencoba hidup di Surabaya. Suatu saat pengin jadi warga Jogja.
Paling doyan sayur sop, perkedel kentang, kolak pisang, n coklat. Yummieee! Music is my life, kick rock and roll. Demen jalan-jalan klayapan, adventure, pokoknya bete banget kalo cuman diem di kandang. Pengin hiking, rafting, terbang ma paralayang. Woww!!
Dasar emang anak muda. Ya mumpung masih muda seneng-2 dulu ya. Jangan sampek nyesel ntar tuanya (^_^)
Aku mau numpang tanya : Ayun Triyansah yang ada di list nilai itu apakah ayun triyansah anak mojokerto ??? lulusan d3 ilmu komputer unibraw ??? Saya sangat berterima kasih jika anda bersedia memberi petunjuk.. emailme on : nurmanx@gmail.com
Yups Nurman…. you right!!
Mbak rara punya no HP ayun yang aktif nggak ??? penting banget…
To Ayun Triyansah :
Akhirnya waktu menjawab semuanya,
Aku minta maaf yang sedalam-dalamnya karena akhirnya aku harus menyerah.
Sejak delapan Desember dua ribu enam (waktu ketika kamu putuskan untuk mengakhiri) hingga tulisan ini aku buat, aku tidak bisa menutup mata dan hati jika aku masih mencintaimu.
Semua cara telah aku lakukan untuk meraihmu lagi, tapi ternyata tidak membuahkan hasil.
Aku yang ada di Jakarta, sulit sekali mencari informasi tentangmu. Informasi yang aku dapatkan hanya sedikit, tidak lebih dari sekedar kabar jika ada teman yang terakhir melihatmu, itu saja. Dan kamu pun tidak meninggalkan pesan apa-apa.
Bagimu, mungkin aku adalah orang yang keras kepala dan tidak mau menyerah. Jika kamu tanyakan kenapa, aku juga tidak tau. Aku sendiri tidak pernah membayangkan betapa hebat cinta yang kamu tanamkan selama ini. Tidak mudah bagiku untuk menghapus semua kenangan indah ketika bersamamu.
Aku selalu punya angan jika aku ke rumahmu saja, tapi kesempatan itu begitu sulit aku dapatkan. Aku jauh, pekerjaanku juga padat, belum lagi kamu yang kabarnya sibuk dan jarang pulang. Aku tidak pernah berhenti mencari kabar terakhirmu, sampai akhirnya aku temukan blog teman kamu ini dan aku tanyakan jika nama kamu yang tercantum disitu adalah benar-benar kamu yang aku cari selama ini.
Tiga tahun, bagi orang lain mungkin adalah waktu yang pendek, tapi bagiku tiga tahun menunggumu adalah waktu yang teramat panjang. Selama itu aku menunggu dan berharap jika di hatimu masih ada aku. Meskipun ketika itu aku bersama dengan yang lain, tetapi aku akui dengan sedalam-dalamnya bahwa kamu tidak bisa aku lupakan dari perasaanku.
Dunia ini memang seharusnya begitu indah, terlebih jika aku bisa bersama dirimu. Namun takdir memang berkehendak lain. Akupun dihadapkan pada sebuah keputusan, keputusan yang sungguh menguras pikiran dan perasaanku. Sebuah keputusan yang menjadi titik temu diantara semua masalah. Maafkan aku karena harus menutup lembaran cerita kita dan membuka lembaran kehidupan baru bersama orang lain. Semua telah aku pikirkan dan renungkan ribuan kali, dan aku rasa ini adalah yang terbaik, karena hidup memang harus berputar.
Aku sangat senang bisa menjadi seorang yang pernah mencintai kamu.
Semoga kita bisa meraih kebahagiaan dengan kehidupan kita masing-masing.Amin..
Tiga hari lagi aku akan menikah, aku akan sangat bahagia apabila kamu bisa datang.
-nurmanx@gmail.com-
22 Desember 2008
maaf,,,apaka ini ratri yang rumahnya di pronojiwo?
jika benar,,,mohon kirim ke ana,
ummunaisah@gmail.com
terima kasih
maap ya mba rathreeee…….. mo numpang komen buat mr.nurman-xxx. suwe yo tiga taun. tanam apaan jrreeeeeenggg……. kan enak mo nikah, masa lalu ya masa lalu, kasian tu isterinya bang. lha klo si mantan dateng, jadi nikah nda? ntar kabur lagi ma mantannya…….. koyo sinetron ae. bagus e crita e sampean dibuat sinetron, biar ditonton sak indonesia raya. tp kayak e uda ada crita yg beginian. lawas om…