<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk www.rathreee.tk</title>
	<atom:link href="http://rathreee.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rathreee.wordpress.com</link>
	<description>catatan ringkas di kota seberang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 May 2009 03:02:26 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Who am I? oleh dargombez</title>
		<link>http://rathreee.wordpress.com/about/#comment-41</link>
		<dc:creator>dargombez</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 May 2009 03:02:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-41</guid>
		<description>maap ya mba rathreeee........ mo numpang komen buat mr.nurman-xxx. suwe yo tiga taun. tanam apaan jrreeeeeenggg....... kan enak mo nikah, masa lalu ya masa lalu, kasian tu isterinya bang. lha klo si mantan dateng, jadi nikah nda? ntar kabur lagi ma mantannya........ koyo sinetron ae. bagus e crita e sampean dibuat sinetron, biar ditonton sak indonesia raya. tp kayak e uda ada crita yg beginian. lawas om...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>maap ya mba rathreeee&#8230;&#8230;.. mo numpang komen buat mr.nurman-xxx. suwe yo tiga taun. tanam apaan jrreeeeeenggg&#8230;&#8230;. kan enak mo nikah, masa lalu ya masa lalu, kasian tu isterinya bang. lha klo si mantan dateng, jadi nikah nda? ntar kabur lagi ma mantannya&#8230;&#8230;.. koyo sinetron ae. bagus e crita e sampean dibuat sinetron, biar ditonton sak indonesia raya. tp kayak e uda ada crita yg beginian. lawas om&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Who am I? oleh Unais</title>
		<link>http://rathreee.wordpress.com/about/#comment-40</link>
		<dc:creator>Unais</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 15:18:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-40</guid>
		<description>maaf,,,apaka ini ratri yang rumahnya di pronojiwo?
jika benar,,,mohon kirim ke ana,
ummunaisah@gmail.com
terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>maaf,,,apaka ini ratri yang rumahnya di pronojiwo?<br />
jika benar,,,mohon kirim ke ana,<br />
<a href="mailto:ummunaisah@gmail.com">ummunaisah@gmail.com</a><br />
terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Nilai UAS oleh nurmanx</title>
		<link>http://rathreee.wordpress.com/2008/06/28/nilai-uas/#comment-39</link>
		<dc:creator>nurmanx</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Dec 2008 05:57:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rathreee.wordpress.com/?p=25#comment-39</guid>
		<description>To Ayun Triyansah :

Akhirnya waktu menjawab semuanya,

Aku minta maaf yang sedalam-dalamnya karena akhirnya aku harus menyerah.
Sejak delapan Desember dua ribu enam (waktu ketika kamu putuskan untuk mengakhiri) hingga tulisan ini aku buat, aku tidak bisa menutup mata dan hati jika aku masih mencintaimu.

Semua cara telah aku lakukan untuk meraihmu lagi, tapi ternyata tidak membuahkan hasil.
Aku yang ada di Jakarta, sulit sekali mencari informasi tentangmu. Informasi yang aku dapatkan hanya sedikit, tidak lebih dari sekedar kabar jika ada teman yang terakhir melihatmu, itu saja. Dan kamu pun tidak meninggalkan pesan apa-apa.

Bagimu, mungkin aku adalah orang yang keras kepala dan tidak mau menyerah. Jika kamu tanyakan kenapa, aku juga tidak tau. Aku sendiri tidak pernah membayangkan betapa hebat cinta yang kamu tanamkan selama ini. Tidak mudah bagiku untuk menghapus semua kenangan indah ketika bersamamu. 

Aku selalu punya angan jika aku ke rumahmu saja, tapi kesempatan itu begitu sulit aku dapatkan. Aku jauh, pekerjaanku juga padat, belum lagi kamu yang kabarnya sibuk dan jarang pulang. Aku tidak pernah berhenti mencari kabar terakhirmu, sampai akhirnya aku temukan blog teman kamu ini dan aku tanyakan jika nama kamu yang tercantum disitu adalah benar-benar kamu yang aku cari selama ini.

Tiga tahun, bagi orang lain mungkin adalah waktu yang pendek, tapi bagiku tiga tahun menunggumu adalah waktu yang teramat panjang. Selama itu aku menunggu dan berharap jika di hatimu masih ada aku. Meskipun ketika itu aku bersama dengan yang lain, tetapi aku akui dengan sedalam-dalamnya bahwa kamu tidak bisa aku lupakan dari perasaanku.

Dunia ini memang seharusnya begitu indah, terlebih jika aku bisa bersama dirimu. Namun takdir memang berkehendak lain. Akupun dihadapkan pada sebuah keputusan, keputusan yang sungguh menguras pikiran dan perasaanku. Sebuah keputusan yang menjadi titik temu diantara semua masalah. Maafkan aku karena harus menutup lembaran cerita kita dan membuka lembaran kehidupan baru bersama orang lain. Semua telah aku pikirkan dan renungkan ribuan kali, dan aku rasa ini adalah yang terbaik, karena hidup memang harus berputar.

Aku sangat senang bisa menjadi seorang yang pernah mencintai kamu.
Semoga kita bisa meraih kebahagiaan dengan kehidupan kita masing-masing.Amin..
Tiga hari lagi aku akan menikah, aku akan sangat bahagia apabila kamu bisa datang.

-nurmanx@gmail.com-
22 Desember 2008</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>To Ayun Triyansah :</p>
<p>Akhirnya waktu menjawab semuanya,</p>
<p>Aku minta maaf yang sedalam-dalamnya karena akhirnya aku harus menyerah.<br />
Sejak delapan Desember dua ribu enam (waktu ketika kamu putuskan untuk mengakhiri) hingga tulisan ini aku buat, aku tidak bisa menutup mata dan hati jika aku masih mencintaimu.</p>
<p>Semua cara telah aku lakukan untuk meraihmu lagi, tapi ternyata tidak membuahkan hasil.<br />
Aku yang ada di Jakarta, sulit sekali mencari informasi tentangmu. Informasi yang aku dapatkan hanya sedikit, tidak lebih dari sekedar kabar jika ada teman yang terakhir melihatmu, itu saja. Dan kamu pun tidak meninggalkan pesan apa-apa.</p>
<p>Bagimu, mungkin aku adalah orang yang keras kepala dan tidak mau menyerah. Jika kamu tanyakan kenapa, aku juga tidak tau. Aku sendiri tidak pernah membayangkan betapa hebat cinta yang kamu tanamkan selama ini. Tidak mudah bagiku untuk menghapus semua kenangan indah ketika bersamamu. </p>
<p>Aku selalu punya angan jika aku ke rumahmu saja, tapi kesempatan itu begitu sulit aku dapatkan. Aku jauh, pekerjaanku juga padat, belum lagi kamu yang kabarnya sibuk dan jarang pulang. Aku tidak pernah berhenti mencari kabar terakhirmu, sampai akhirnya aku temukan blog teman kamu ini dan aku tanyakan jika nama kamu yang tercantum disitu adalah benar-benar kamu yang aku cari selama ini.</p>
<p>Tiga tahun, bagi orang lain mungkin adalah waktu yang pendek, tapi bagiku tiga tahun menunggumu adalah waktu yang teramat panjang. Selama itu aku menunggu dan berharap jika di hatimu masih ada aku. Meskipun ketika itu aku bersama dengan yang lain, tetapi aku akui dengan sedalam-dalamnya bahwa kamu tidak bisa aku lupakan dari perasaanku.</p>
<p>Dunia ini memang seharusnya begitu indah, terlebih jika aku bisa bersama dirimu. Namun takdir memang berkehendak lain. Akupun dihadapkan pada sebuah keputusan, keputusan yang sungguh menguras pikiran dan perasaanku. Sebuah keputusan yang menjadi titik temu diantara semua masalah. Maafkan aku karena harus menutup lembaran cerita kita dan membuka lembaran kehidupan baru bersama orang lain. Semua telah aku pikirkan dan renungkan ribuan kali, dan aku rasa ini adalah yang terbaik, karena hidup memang harus berputar.</p>
<p>Aku sangat senang bisa menjadi seorang yang pernah mencintai kamu.<br />
Semoga kita bisa meraih kebahagiaan dengan kehidupan kita masing-masing.Amin..<br />
Tiga hari lagi aku akan menikah, aku akan sangat bahagia apabila kamu bisa datang.</p>
<p><a href="mailto:-nurmanx@gmail.com">-nurmanx@gmail.com</a>-<br />
22 Desember 2008</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Who am I? oleh nurmanx</title>
		<link>http://rathreee.wordpress.com/about/#comment-38</link>
		<dc:creator>nurmanx</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Dec 2008 05:56:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-38</guid>
		<description>To Ayun Triyansah :

Akhirnya waktu menjawab semuanya,

Aku minta maaf yang sedalam-dalamnya karena akhirnya aku harus menyerah.
Sejak delapan Desember dua ribu enam (waktu ketika kamu putuskan untuk mengakhiri) hingga tulisan ini aku buat, aku tidak bisa menutup mata dan hati jika aku masih mencintaimu.

Semua cara telah aku lakukan untuk meraihmu lagi, tapi ternyata tidak membuahkan hasil.
Aku yang ada di Jakarta, sulit sekali mencari informasi tentangmu. Informasi yang aku dapatkan hanya sedikit, tidak lebih dari sekedar kabar jika ada teman yang terakhir melihatmu, itu saja. Dan kamu pun tidak meninggalkan pesan apa-apa.

Bagimu, mungkin aku adalah orang yang keras kepala dan tidak mau menyerah. Jika kamu tanyakan kenapa, aku juga tidak tau. Aku sendiri tidak pernah membayangkan betapa hebat cinta yang kamu tanamkan selama ini. Tidak mudah bagiku untuk menghapus semua kenangan indah ketika bersamamu. 

Aku selalu punya angan jika aku ke rumahmu saja, tapi kesempatan itu begitu sulit aku dapatkan. Aku jauh, pekerjaanku juga padat, belum lagi kamu yang kabarnya sibuk dan jarang pulang. Aku tidak pernah berhenti mencari kabar terakhirmu, sampai akhirnya aku temukan blog teman kamu ini dan aku tanyakan jika nama kamu yang tercantum disitu adalah benar-benar kamu yang aku cari selama ini.

Tiga tahun, bagi orang lain mungkin adalah waktu yang pendek, tapi bagiku tiga tahun menunggumu adalah waktu yang teramat panjang. Selama itu aku menunggu dan berharap jika di hatimu masih ada aku. Meskipun ketika itu aku bersama dengan yang lain, tetapi aku akui dengan sedalam-dalamnya bahwa kamu tidak bisa aku lupakan dari perasaanku.

Dunia ini memang seharusnya begitu indah, terlebih jika aku bisa bersama dirimu. Namun takdir memang berkehendak lain. Akupun dihadapkan pada sebuah keputusan, keputusan yang sungguh menguras pikiran dan perasaanku. Sebuah keputusan yang menjadi titik temu diantara semua masalah. Maafkan aku karena harus menutup lembaran cerita kita dan membuka lembaran kehidupan baru bersama orang lain. Semua telah aku pikirkan dan renungkan ribuan kali, dan aku rasa ini adalah yang terbaik, karena hidup memang harus berputar.

Aku sangat senang bisa menjadi seorang yang pernah mencintai kamu.
Semoga kita bisa meraih kebahagiaan dengan kehidupan kita masing-masing.Amin..
Tiga hari lagi aku akan menikah, aku akan sangat bahagia apabila kamu bisa datang.

-nurmanx@gmail.com-
22 Desember 2008</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>To Ayun Triyansah :</p>
<p>Akhirnya waktu menjawab semuanya,</p>
<p>Aku minta maaf yang sedalam-dalamnya karena akhirnya aku harus menyerah.<br />
Sejak delapan Desember dua ribu enam (waktu ketika kamu putuskan untuk mengakhiri) hingga tulisan ini aku buat, aku tidak bisa menutup mata dan hati jika aku masih mencintaimu.</p>
<p>Semua cara telah aku lakukan untuk meraihmu lagi, tapi ternyata tidak membuahkan hasil.<br />
Aku yang ada di Jakarta, sulit sekali mencari informasi tentangmu. Informasi yang aku dapatkan hanya sedikit, tidak lebih dari sekedar kabar jika ada teman yang terakhir melihatmu, itu saja. Dan kamu pun tidak meninggalkan pesan apa-apa.</p>
<p>Bagimu, mungkin aku adalah orang yang keras kepala dan tidak mau menyerah. Jika kamu tanyakan kenapa, aku juga tidak tau. Aku sendiri tidak pernah membayangkan betapa hebat cinta yang kamu tanamkan selama ini. Tidak mudah bagiku untuk menghapus semua kenangan indah ketika bersamamu. </p>
<p>Aku selalu punya angan jika aku ke rumahmu saja, tapi kesempatan itu begitu sulit aku dapatkan. Aku jauh, pekerjaanku juga padat, belum lagi kamu yang kabarnya sibuk dan jarang pulang. Aku tidak pernah berhenti mencari kabar terakhirmu, sampai akhirnya aku temukan blog teman kamu ini dan aku tanyakan jika nama kamu yang tercantum disitu adalah benar-benar kamu yang aku cari selama ini.</p>
<p>Tiga tahun, bagi orang lain mungkin adalah waktu yang pendek, tapi bagiku tiga tahun menunggumu adalah waktu yang teramat panjang. Selama itu aku menunggu dan berharap jika di hatimu masih ada aku. Meskipun ketika itu aku bersama dengan yang lain, tetapi aku akui dengan sedalam-dalamnya bahwa kamu tidak bisa aku lupakan dari perasaanku.</p>
<p>Dunia ini memang seharusnya begitu indah, terlebih jika aku bisa bersama dirimu. Namun takdir memang berkehendak lain. Akupun dihadapkan pada sebuah keputusan, keputusan yang sungguh menguras pikiran dan perasaanku. Sebuah keputusan yang menjadi titik temu diantara semua masalah. Maafkan aku karena harus menutup lembaran cerita kita dan membuka lembaran kehidupan baru bersama orang lain. Semua telah aku pikirkan dan renungkan ribuan kali, dan aku rasa ini adalah yang terbaik, karena hidup memang harus berputar.</p>
<p>Aku sangat senang bisa menjadi seorang yang pernah mencintai kamu.<br />
Semoga kita bisa meraih kebahagiaan dengan kehidupan kita masing-masing.Amin..<br />
Tiga hari lagi aku akan menikah, aku akan sangat bahagia apabila kamu bisa datang.</p>
<p><a href="mailto:-nurmanx@gmail.com">-nurmanx@gmail.com</a>-<br />
22 Desember 2008</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Cuti ngeBlog oleh nurmanx</title>
		<link>http://rathreee.wordpress.com/2008/06/05/cuti-ngeblog/#comment-37</link>
		<dc:creator>nurmanx</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2008 04:18:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rathreee.wordpress.com/?p=23#comment-37</guid>
		<description>Kok nggak aktif nge-blog lagi ??</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kok nggak aktif nge-blog lagi ??</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
